Selasa, 18 September 2018

BLOG ISLAMIYAH

Nama : Faisal
 Kelas : 1/B
 Jurusan : Manajemen Dakwah
Mata kuliah : Bahasa Indonesia
Bismillahirrahmanirrahiim Alhamdulillahirabbil aalamiin. Disini saya akan menjelaskan tentang kalimat efektif,Ejaan,Tanda Baca, dan seluk beluk kebahasaan. Disini saya juga akan menampilkan photo cover buku berserta refrensi atau materi dari setiap pembahasan.

 1.Kalimat Efektif

 
 Kalimat efektif adalah kalimat yang secara tepat mewakili pikiran pembaca atau penulisanya dan secara tepat mengemukakan pemahaman yang sama antara pikiran pendengar atau pembaca dengan apa yang dipikirkan pembicara atau penulisnya. Kalimat efektif memiliki ciri-ciri sebagai berikut: 1. Memiliki kesatuan gagasan 2. Memiliki kepaduan yang baik 3. Mengungkapkan gagasan yang logis atau masuk akal 4. Menggunakan kata-kata secara hemat 5. Menggunakan penekanan secara tepat dan variatif (bergaya) 6. Pengunaan ejaan yang tepat. “Ahmad Ishak, Bahasa Indonesia (Jakarta : Penerbit Erlangga 2008) halaman 118”.

 2.Ejaan.


Ejaan adalah seluruh peraturan tentang bagaimana menggambarkan lambang-lambang bunyi ujaran dan bagaimana hubungan antara lambang-lambang bunyi itu satu sama lain dalam suatu bahasa. Ejaan secara teknis adalah cara penulisan huruf, penulisan kata, dan penulisan tanda baca. "Abdul Rajak Husain, Bahasa Indonesia Baku (Jakarta : Cv Aneka 1993) halaman 153".

 3. Tanda Baca.


 Tanda baca adalah simbol yang tidak berhubungan dengan fonem (suara) atau kata frasa pada suatu basa melainkan berperan untuk menunjukkan struktur organisasi suatu tulisan, dannjuga intonasi serta jeda yang dapat diamati sewaktu pembacaan. Adapun contohnya : Tanda Titik (.) Tanda Koma (,) Tanda Titik Koma (;) Tanda Tirik Dua (:) Tanda Hubung (-) Tanda Seru (!) Tanda Tanya (?) dan lain-lain.... "Dadang Sunendar, Pedoman Umun Ejaan Bahasa Indonesia Yang Disempurnakan dan Pedoman Umum Pembentukan Istilah (Jakarta : Pustaka Setia 2016) halaman 36-47".

4. Seluk Beluk Kebahasaan.


 Seluk beluk kebahasaan ini mempunyai makna yang sama dengan unsur unsur kebahasaan, dimana hal ini terbagi menjadi tiga yakni : Fonem ialah bunyi bahasa yang berbeda atau mirip. Alofon ialah variasi suatu volume yang membedakan arti. Grafem ialah satu unit terkecil sebagai pembeda sebuah sistem aksara. "Abdul Rajak Husain, Bahasa Indonesia Baku (Jakarta : Cv Aneka 1993) halaman 17-1

 Demikianlah materi pembahasan dari refrensi tentang Kalimat Efektif,Ejaan,Tanda Baca, dan Seluk Beluk Kebahasaan, yang saya dapatkan dari sumber-sumber tersebut. Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Tidak ada komentar:

Posting Komentar